PintuInformasi.com

Informasi Terpercaya

Cara Merawat Lansia dengan Hipertensi Tanpa Panik

 

 

Tekanan darah tinggi alias hipertensi merupakan salah satu kondisi umum pada lansia. Namun, ketidaktepatan cara merawat lansia dengan hipertensi berisiko besar mendatangkan komplikasi kesehatan, terutama stroke. Adapun cara mengatasi darah tinggi dengan tepat adalah memantau tekanan darah secara berkala.

Anda bisa menggunakan alat tensimeter digital untuk melakukan pemeriksaan mandiri tekanan darah di rumah. Jadi, ketika mengalami gejala umum seperti pusing dan mual, Anda bisa segera memastikan tekanan darah sebagai deteksi dini, untuk kemudian memperoleh penanganan cepat yang tepat.

Cara Merawat Lansia dengan Hipertensi

Selain melakukan pemeriksaan tekanan darah rutin secara mandiri, Anda juga bisa menerapkan beberapa cara merawat lansia dengan hipertensi berikut ini.

1. Mengonsumsi Obat Secara Rutin

Lansia yang memiliki riwayat gangguan kesehatan, seperti hipertensi, wajib rutin memeriksakan kesehatan di fasilitas kesehatan terdekat atau klinik mandiri. Dokter akan meresepkan obat untuk mengurangi risiko kambuhnya darah tinggi.

Anda harus rajin mengingatkan pasien untuk mengonsumsi obat dari dokter secara rutin, tepat waktu, dan sesuai dosis. Lansia biasanya memiliki ingatan yang lebih lemah, sehingga membutuhkan bantuan orang lain yang lebih muda dalam mengonsumsi obat hipertensinya.

2. Mengatur Diet Sehat dan Seimbang

Berdasarkan jurnal yang dipublikasikan National Library of Medicine, nafsu makan lansia biasanya mengalami penurunan drastis, tapi ada pula yang justru sulit menjauhi makanan atau minuman yang termasuk dalam daftar pantangan. Salah satunya adalah asupan garam tinggi yang membuat tekanan darah mudah melonjak.

Oleh karena itu, dorong atau hidangkan buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, atau protein tanpa lemak yang tidak memicu hipertensi untuk lansia. Cegah mereka untuk mengonsumsi makanan instan serta yang mengandung gula tinggi. Jenis-jenis makanan tersebut mudah memancing tekanan darah naik. 

3. Atur Aktivitas Fisik

Cara merawat lansia dengan hipertensi selanjutnya adalah dengan mengatur aktivitas fisik mereka agar tidak terlalu berat hingga menyebabkan kelelahan jasmani yang mengakibatkan tekanan darah naik. Atur aktivitas fisik yang ringan seperti jalan santai, berkebun, atau sekadar melakukan peregangan tubuh.

4. Kelola Stres

Stres dapat memicu tekanan darah meningkat. Sebab itu, ajarkan mereka melakukan teknik-teknik relaksasi untuk meredakan stres. Tidak perlu mengambil kelas yoga secara khusus, Anda bisa mengajak lansia melakukan olahraga ringan di mana saja, seperti meditasi atau mengontrol pernapasan.

5. Hindari Alkohol dan Rokok

Rokok dan alkohol juga wajib Anda jauhkan dari pasien hipertensi. Apalagi jika lansia sebelumnya terkenal kuat mengonsumsi alkohol dan merupakan perokok aktif. Sebab, keduanya merupakan pemicu kuat naiknya tekanan darah, kebocoran jantung, hingga stroke.

Perawatan Lansia dengan Hipertensi Secara Cepat dan Akurat

Beragam cara merawat lansia dengan hipertensi, mulai dari mengatur konsumsi obat secara rutin, mengontrol asupan makanan, hingga menghindarkan alkohol dan rokok, bisa Anda praktekkan. Tidak ketinggalan, Anda wajib cek tekanan darah rutin secara mandiri.

Tensimeter digital Omron merupakan alat pengukur tekanan darah modern dari Jepang. Alat ini telah tervalidasi secara klinis dan dilengkapi teknologi IntelliSense® canggih sehingga menjamin akurasi informasi yang ditampilkan. Pantau tekanan darah untuk deteksi dini hipertensi dan rencana penanganan yang tepat!

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *